Ekskul, Pramuka

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58

Kramat, Tegal- Dalam rangka memperingati Hari Pramuka yang ke-58, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Kramat melaksanakan upacara yang diikuti oleh beberapa perwakilan sekolah mulai dari SD, SMP, sampai SMA/SMK yang ada di Kecamatan Kramat. Upacara yang dilaksanakan Rabu (14/08/19) bertempat di lapangan kantor Kecamatan Kramat.

Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-58 di kantor Kecamatan Kramat (Foto: Malika)

Dua hari sebelum upacara dilaksanakan, para petugas dari beberapa perwakilan sekolah yang sudah ditunjuk, melakukan pelatihan terlebih dahulu. Petugas terdiri  dari pemimpin upacara, pengibar bendera merah putih, protokol, ajudan pembina, regu koor, dan pengucap Pancasila, Pembukaan UUD 1945, Dasa Dharma, dan Dwi Dharma.

Pembina upacara kali ini adalah Wuryanto selaku Camat Kramat. Wuryanto menyampaikan bahwa Jawa Tengah, terutama Kabupaten Tegal sedang mengalami krisis sampah plastik. Untuk itu, beliau menghimbau kepada para peserta upacara agar mengurangi penggunaan plastik dengan cara membawa botol air minum sendiri dari rumah yang bukan sekali pakai. Semoga hal ini bisa diterapkan dengan baik oleh semua peserta upacara. (Aisy Nabilah Anisah/IX E)

Profil, Profil Guru

Keuletan dan Kerja Keras Rosidin Membawanya Berhasil Lolos Seleksi Kepala Sekolah

Rosidin guru matematika yang lolos seleksi kepala sekolah (Foto: Malika)

Rosidin, atau sering dipanggil dengan Eros adalah salah satu guru Matematika di SMP Negeri 2 Kramat. Beliau lahir di kota Tegal, 3 November 1969. Beliau pertama kali mengajar di SMP dan SMA Agus Salim, Semarang. Anak dari Karmadi dan Siti Sanijah  ini memiliki sifat yang ulet, pekerja keras, bijaksana, dan  pantang menyerah. Eros adalah anak pertama dari 4 bersaudara.

Pada satu  tahun  yang  lalu, tepatnya bulan April  2018 beliau  melaksanakan seleksi  calon Kepala Sekolah yang diadakan oleh  Dinas  DIKBUD dan yang mengadakan seleksi akademik, potensi  kepemimpinan serta Diklat adalah  LPPKS. Karena semangat dan mentalnya  yang  tinggi,  ia mendaftarkan  diri sebagai calon  Kepala Sekolah. Beliau  mempunyai motivasi  agar bisa masuk pada posisi  strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan serta bisa  memberi manfaat yang lebih besar dalam dunia  pendidikan. Persiapan yang dilakukan oleh Eros untuk menjadi Kepala Sekolah antara lain :

1. Persiapan mental untuk menjadi seorang pemimpin.

2. Mengumpulkan  bukti fisik semua kegiatan yang berkaitan dengan  pendidikan, organisasi, dan kepemimpinan.

3. Mempelajari teori-teori  pendidikan, inovasi pendidikan, kepemimpinan, studi kasus, dan lain-lain yang barkaitan dengan pendidikan.     

Beliau juga menyampaikan beberapa proses untuk menjadi Kepala Sekolah, yaitu;

1. Seleksi administrasi dilanjutkan seleksi akademik dan potensi kepemimpinan.

2. Diklat manejerial dan kepemimpinan.

3. Praktek manejerial dan kepemimpinan di dua sekolah.

4. Presentasi laporan hasil praktek di dua sekolah.

5. Pengumuman penilaian magang CKS (calon Kepala Sekolah)

6. CKS dianggap layak sebagai Kepala Sekolah jika memperoleh nilai minimal memuaskan (B) jika nilainya kurang dari (B) maka, orang tersebut dianggap belum layak sebagai Kepala Sekolah.

Tak lupa beliau juga menyampaikan tips-tips untuk menuju sukses lulus calon Kepala Sekolah salah satunya adalah memiliki keinginan dan kemauan yang kuat, tekun dan pantang menyerah, selalu berdo’a, dan selalu belajar dari berbagai macam sumber. (Adinda Tria Monika/VII A)

Suara Siswa

Suara Siswa

 SMP Negeri 2 Kramat mempunyai perpustakaan yang mendukung literasi. Jadwal berkunjung ke perpustakaan merupakan salah satu contoh program gerakan literasi yang dilaksanakan sekolah. Setiap siswa bisa mengunjungi perpustakaan. Bukan hanya berkunjung tetapi siswa membaca dan meminjam buku.  

Sayangnya perpustakaan sekolah belum menggunakan sistem daring dalam literasi yang berfungsi untuk menjelajah atau mencari informasi yang lebih luas lagi.

Seharusnya sekolah mengusahakan sistem daring sebagai pendukung literasi berbasis digital. Dengan cara menambahkan komputer dan jaringan internet.

                                                                                                Dhui Fitri Agustina

                                                                                                Kelas 8A

Untuk Dhui Fitri Agustina,

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas kritik dan sarannya. Kami dari tim Jurnalistik Cemerlang, akan menyampaikan kepada kepala sekolah terkait dengan kritik dan saran yang Anda berikan.

Tips

Teknik Membaca untuk Menemukan Isi Pokok Berita

A. Membaca Tatap ( Scanning )                       

  1. Pengertian

            Teknik membaca memindai ( Scanning ) adalah teknik menemukan informasi dari teknik menemukan informasi dari bacaan secara cepat, dengan cara menyapu halaman demi halaman secara merata, kemudian ketika sampai pada bagian yang dibutuhkan, gerakan mata demi kata.

            Teknik membaca ini berguna untuk mencari beberapa informasi secepat mungkin. Biasanya kita membaca kata per kata dari setiap kalimat yang dibacanya. Dengan berlatih teknik membaca untuk memahami teks bacaan dengan cara yang lebih cepat.

2.Langkah-langkah Scanning

  * Perhatikan penggunaan urutan seperti angka, huruf, langkah, pertama, kedua, atau selanjutnya

  * Carilah kata yang dicetak tebal, miring atau yang dicetak berbeda dengan teks lainnya.

  * Terkadang penulis menempatkan kata kunci diparagraf

Langkah atau proses scanning yang lain yakini:

Scanning dilakukan dengan cara:                                  

  (1) Menggerakkan mata seperti anak panah langsung meluncur ke bawah menemukan informasi yang telah ditetapkan

  (2) Setelah ditemukan kecepatan diperlambat untuk menemukan  keterangan lengkap dari informasi yang dicari, dan

  (3) Pembaca dituntut memiliki pemahaman yang baik berkaitan dengan karakteristik yang dibaca (misalnya, kamus disusun secara alfabetis dan ada keyword di setiap halaman bagian kanan atas, ensiklopedi disusun secara alfabetis dengan pembalikan untuk istilah yang terdiri dari dua kata, dan sebagainya).

B. Membaca Layap ( Skimming )

  1. Pengertian

            Membaca layap ( Skimming ) adalah membaca dengan cepat untuk mengetahui isi umum atau bagian suatu bacaan ( Farida Rahim, 2005 ). Membaca layap dibutuhkan untuk mengetahui sudut pandang penulis tentang sesuatu, menemukan pola organisasi paragraf, dan menemukan gagasan umum dengan cepat  ( Mikulecky dan Jefferies dalam Farida Rahim, 2005 ).

2. Langkah-langkah Skimming

  * Baca judul, sub judul dan sub heading untuk mencari tahu apa yang dibicarakan teks tersebut.

  * Perhatikan ilustrasi ( gambar atau foto ) agar anda mendapatkan informasi lebih jauh tentang topik tersebut

  * Baca awal dan akhir kalimat setiap paragraf

  * Jangan membaca kata per kata. Biarkan mata anda melakukan skimming kulit luar sebuah teks. Carilah kata kunci atau keyword-nya

  * Lanjutkan dengan berfikir mengenai arti teks tersebut

(sumber:  https://brainly.co.id/tugas/3789574)

Resensi Buku

Resensi Buku: Ubur-Ubur Lembur

Cover Buku (Google)

Judul               : Ubur-Ubur Lembur

 Penulis            : Raditya Dika

 Penerbit          : Gagas Media

Tahun Terbit    : Cetakan Pertama, 2018. Tebal Buku      : 235 Halaman

Ubur-Ubur Lembur adalah buku komedi Raditya Dika. Bercerita tentang pengalamannya belajar hidup dari apa yang dia cintai, sambil menemukan hal remeh untuk ditertawakan di sepanjang perjalanan. Seluruh bab diangkat dari kisah nyata. Ubur-Ubur lembur merupakan salah satu novel terlaris. Raditya Dika menulis novel ini dan menerbitkannya pada tahun 2018 oleh Gagas Media.

1. Dua Orang Yang Berubah    

      Novel ini menceritakan tentang perjalan hidup seorang Raditya Dika. Ia merupakan penulis yang mempunyai banyak fans termasuk Sally pacar Adri. Adri adalah tetangga bang Radit, dia adalah karyawan di sebuah perusahaan telekomunikasi. Ia sangat jago segala hal berbau komputer. Ia mempunyai pacar yang bernama Sally yang termasuk fans dari bang Radit. Sally dan Adri putus karena mereka memiliki kepribadian yang tidak cocok, kata bang Radit.

2. Pada Sebuah Kebun Binatang

     Chapter ini menceritakan tentang Bang Radit yang mencintai Naya, teman SMA nya. Akan tetapi Naya hanya menganggap bang Radit adalah sahabatnya , sehingga bang Radit mengikhlaskan cintanya.

3. Mata Ketemu Mata

     Bang Radit yang selalu menghindari pacar mantannya yang biasa di panggil dengan Ben yang sedang berkumpul dengan teman-temannya di restoran. Ia malu dan selalu menghindari Ben dan akhirnya bertemu di depan toilet.

4. Balada Minta Foto

       Menceritakan tentang bang Radit yang sedang menulis di sebuah cafe di Kemang Village, Jakarta Selatan. Dan tiba-tiba ia melihat dua sosok perempuan sekolahan sekitar umur enam belas tahun sedang melihat kearah bang Radit. Rasa kepedean dari dalam diri bang radit pun keluar dan menawari dua sosok perempuan itu untuk berfoto, dan tentu ditolak oleh dua sosok perempuan itu dan ternyata dua perempuan itu menunjuk ke meja di sebelah bang Radit yang ternyata mereka akan bertemu dengan guru mereka.

5. Raja Di Sekolah

        Chapter ini menceritakan tentang teman dari bang Radit yang bernama Raja. Raja teman bang Radit sangat jago Taekwondo. Raja menggunakan kemampuannya bukan untuk hal kebaikan, dia suka menindas dan membully orang-orang.

6. Di Bawah Mendung Yang Sama

       Kisah bang Radit yang sedang bermain hujan dan bertemu dengan laki-laki asal India yang bernama Kathu yang sedang kehujanan di luar rumah. Karena rasa kasihan bang Radit kepada Kathu, bang Radit menawari Kathu untuk masuk ke rumahnya, dan akhirnya mereka berteman.

7. Rumah Yang Terlewat

      Chapter ini menceritakan tentang bang Radit yang dulu tinggal di negara Jepang selama setahun, bang Radit ikut ke Jepang bersama ibunya yang kuliah S2 di kota Mito, prefektur Ibaraki.

8. Tempat Shooting Horor

       Tentang ketakutan bang Radit terhadap hantu yang mulanya tidak percaya terhadap hantu dan bang Radit diundang ke tempat shooting yang berhantu.

9. Ubur-ubur Lembur

       Chapter ini, menceritakan perjalanan Radit yang bingung mau jadi apa. Saat itu Radit mempunyai blog di internet dan suka menulis kesehariannya di blog tersebut. Ia ingin menjadi penulis tetapi ia tidak punya uang, sehingga ia menyerah. Namun pada saat itu Ayahnya memberikan motivasi sehingga ia mulai bangkit dan bisa menjadi penulis seperti sekarang ini.

       Nah, begitulah ceritanya.

Buku ini berisi tentang cerita yang menghibur, mulai dari pengalaman Radit untuk belajar hidup dari apa yang dia cintai sampai ia menemukan hal remeh dalam perjalanannya. Buku ini cukup menarik untuk dibaca karena seluruh bab di dalamnya diangkat dari kisah nyata. Cover bukunya pun sudah kekinian dan kertas yang digunakan pun bagus. Buku ini layak dibaca oleh kalangan remaja mulai dari anak SMP ke atas. Harganya pun cukup terjangkau.

Sayangnya, bahasa yang digunakan kurang membantu perkembangan bahasa Indonesia yang baik. Terdapat beberapa bahasa yang tidak pantut dicontoh oleh anak anak. (Ines Novelia Putri/VIII J)

Kirim Naskah

Cara Mengirim Naskah

Blog Cemerlang menerima pengiriman naskah dari semua pihak, baik siswa, guru, maupun orang lain.

Bagaimana caranya?

Untuk pengiriman naskah dikirim ke Tim Redaksi Cemerlang melalui email eskaducemerlang@gmail.com dengan subyek NamaRubrik_NAMAPENGIRIM. Isi email berupa naskah karangan beserta foto terkait.

Apa saja naskah yang kami terima?

Naskah yang kami terima diantaranya adalah sastra(cerpen, puisi, pantun, kisah inspiratif, crita tegalan, dll), kreativitas siswa, tips, suara siswa(khusus siswa SMP Negeri 2 Kramat), kearifan lokal, IPTEK(sains), dan resensi buku.

Supporting Your Success!

Puisi dan Pantun, Sastra

Pahlawan

Karya: Ahmad Baihaqi Mustofa

Pahlawan…

Engkau tumpahkan darah demi keutuhan

Engkau tinggalkan kenangan yang tidak terlupakan

Engkau beri kebahagiaan bagi anak cucu bangsa

Terima kasih pahlawan…

Dulu Indonesia hidup penuh dengan perjuangan

Hasil gambar untuk pahlawan indonesia kartun
Gambar pahlawan (Google)

Rela tersiksa dan kelaparan

Sengsara dan kehausan  

Kini Indonesia merdeka

Hidup indah dengan kekayaan alam dan budaya yang beragam

Bebas merentangkan sayap berkat perjuanganmu wahai pahlawan

Merdekalah Indonesiaku…

Merdeka!!!

Puisi dan Pantun, Sastra

Oh… Teknologi

Karya: Meylin Nurfadhilah

Oh….Teknologi

Engkau terciptakan oleh pikiran manusia

Engkau sangat berharga bagi kehidupan manusia

Engkau dapat berubah dari zaman ke zaman

Hasil gambar untuk teknologi kartun
Teknologi komputer (Google)

Teknologi…Oh teknologi

Engkau berada dimana-mana

Kini manusia sangat tergantung padamu

Jikalau engkau tiada manusia akan bagaimana?

Oh…..Teknologi

Engkau bisa menambah wawasan bagi manusia

Jikalau kau digunakan dengan baik

Engkau akan merubah manusia menjadi lebih baik

Kisah Inspiratif, Sastra

Tak Bijak Menggunakan Ponsel Berujung Penyesalan

Karya: Meylin Nurfadhilah

Ada seorang anak, sebut saja namanya si Rizky. Dia anak yang pandai. Berbagai macam perlombaan telah dijuarainya. Banyak siswa yang iri pada prestasinya.

             Suatu ketika, sekolah tempat dia belajar, menuntut siswanya untuk mempelajari tentang cara menggunakan aplikasi pembelajaran pada ponsel berbasis android. Sehingga menganjurkan siswanya untuk membawa ponsel ke sekolah.

               Dari sekian banyaknya siswa, ada berapa anak yang tidak dapat membawa ponsel ke sekolah. Salah satunya Rizky.  Pada saat guru menerangkan pembelajaran literasi di aplikasi yang mempunyai format  PDF, Rizky hanya terdiam dan murung. Guru pun menyuruh kelompok lain untuk membantu Rizky. Dia sangat serius memperhatikan teman-temannya dari mulai membuka aplikasi melalui link yang dibagikan di grup Whats App, memperhatikan setiap halaman yang di scroll setiap mereka selesai membaca. Hingga menutup kembali aplikasi itu. Hanya dengan melakukan itu dia sudah bisa memahami semuanya.

               Namun, teman-teman yang iri padanya menghasut teman-teman yang lain dengan mengatakan Rizky hanya berpura-pura tidak mempunyai ponsel. Dikarenakan kejadian itu,  Rizky menuntut orang tuanya yang sebenarnya memiliki perekonomian dibawah rata-rata untuk membelikannya ponsel android seperti teman-temannya. Karena rasa sayang yang terlalu pada sang anak, akhirnya  orang tua Rizky pun membelikan ponsel android yang baru.

                Namun, saat Rizky mempunyai ponsel android itu, di sekolah tidak menggunakan pembelajaran literasi berbasis digital lagi, akhirnya Rizky pun tertuju pada media sosial yang sedang terkenal.

                Beberapa hari setelah kejadian itu, sikap Rizky menjadi berubah. Prestasinya menjadi menurun dengan drastis dan dia menjadi sombong dengan merendahkan orang lain. Rizky juga membalikkan perilaku teman-temannya yang dulu Rizky alami dengan lebih parah.

Hasil gambar untuk hp Kartun
HP (Google)

                 Akhirnya teman-temannya mulai sadar bahwa perubahan perilaku Rizky itu karena perilaku buruk mereka. Sehingga mereka memutuskan untuk mengurangi aktifitas daring (online), kecuali dalam hal tertentu. Hingga akhirnya Rizky menyesal dan kembali berubah seperti sebelum dia mengenal aktifitas daring. Rizky pun mulai semangat lagi meningkatkan prestasinya.

                   Dari cerita ini dapat diambil pelajarannya bahwa penggunaan daring harus dengan bijak. Segala sesuatu yang terlalu dipaksakan apalagi jika menyangkut orang tua itu akan berakhir tidak baik.

               `

Cerpen, Sastra

Dihukum Karena Lalai

Karya: Al-Fath Khabiburahma

         Di pagi  hari yang cerah ini, Ana dan Santi berjalan-jalan di lingkungan rumah. Mereka akan mengerjakan tugas besama-sama.Ana dan Santi mengerjakan tugas Browsing di Internet.

         Ana dan Santi bingung karena mereka tidak mempunyai HP atau internet apapun. Aduh… bagaimana ini, kita harus mengerjakan tugas ini dengan menggunakan internet. Kita kan tidak punya HP. Kata Ana. Aku juga tidak tahu. Ujar Santi.

        Ketika berjalan-jalan sambil memikirkan tugas, tiba-tiba ada Dista lewat. “Dista…!Sini.” Teriak Ana. “Ada apa Ana?” jawab Dista. “Kamu sudah mengerjakan tugas dari bu guru?” tanya Ana. “Belum. Aku juga sedang memikirkan bagaimana cara mengerjakan tugas itu. Aku kan tidak punya HP.” Jawab Dista. “Bagaimana kalau kita mengerjakannya bersama-sama Dista.” Ujar Santi. “Ya, boleh. Tapi bagaimana caranya?” Tanya Dista. Mereka terdiam sejenak. Tiba-tiba Santi memunculkan ide. “Ya aku tahu, bagaimana kalau kita pergi ke Warnet yang ada di Gang Mangga itu.” Ujar  Santi dengan wajah gembira. “Ya ide bagus! Ayo kita kesana!” Ajak Dista.

        Mereka bertiga berjalan menuju warnet. Sesampainya di situ, ternyata warnet itu tutup. Mereka bertiga bingung, seketika ada ibu ibu yang lewat.’’Permisi Bu,boleh saya bertanya? Biasanya warnet ini buka jam berapa ya bu?’’ Tanya Dista.”Ohh…Warnet ini biasanya buka jam tiga siang dek.”jawab ibu itu.”Terima kasih bu atas informasinya.” Jawab Dista. Akhirnya mereka bertiga memutuskan untuk pulang dan berkumpul lagi jam tiga siang nanti.

          Waktu telah menunjukkan jam tiga siang mereka berkumpul kembali di warnet itu. “Ayo kita masuk!” ajak Ana. Mereka bertiga masuk dan mulai mengerjakan tugasnya. Beberapa menit kemudian mereka mulai bosan dengan tugas yang sangat banyak itu. Padahal mereka baru mengerjakan setengah dari tugas mereka. “Ahh…bosan deh.Bagaimana kalau kita main game dulu.”kata Dista. Ya ide yang bagus itu. Ayo kita main permainan sebentar, baru ngerjain tugas. kata Santi. “Ya benar.” serentak Ana dan Dista.

Anak perempuan sedang bermain komputer (Google)

         Mereka bermain sampai menjelang sore. Sampai mereka lupa dengan tugas mereka.”Dek…sudah waktunya warnet tutup.”kata pemilik warnet. Mereka bertiga kaget sekaligus bingung. “Hahh…apa ini udah sore?”kata Ana dengan bingung.”Sudah dek,ini sudah jam lima sore udah waktunya warnet tutup.’’ujar pemilik warnet.

         Mereka bertigapun beranjak pulang dengan bingung karena tugas mereka belum selesai. Ketika di perjalanan pulang mereka kebingungan. Bagaimana ini,kita belum mengerjakan tugas,bisa- bisa kita akan dimarahi bu guru “kata Dista dengan wajah lesu. “Iya,ini gara-gara kita kelamaan bermain game.” Jawab Dista dengan menyesal.

            Keesokan harinya bu guru masuk ke kelas seperti biasa. Ketika bu guru menyuruh tugas untuk dikumpulkan,murid-murid langsung mengumpulkan tugasnya dengan cepat kecuali Ana,Santi,dan Dista. Siapa yang belum mengerjakan tugas? Ayo maju ke depan!” Kata bu guru. Ana, Santi, dan Dista maju ke depan dengan rasa malu dan menyesal. Kenapa kalian tidak mengerjakan tugas!” Kata bu guru dengan tegas. “Kami tadinya ingin mengerjakan tugas bersama-sama di warnet, tapi kami malah bermain game sampai sore.” Jawab Santi. “Sekarang bu guru hukum kalian lari tiga kali memutari lapangan.Suruh bu guru. Mereka tercengang kaget. Tapi mereka harus bagaimana lagi, mereka harus melaksanakan perintah dari bu guru.

            Setelah melaksanakan hukuman itu, mereka kembali masuk ke kelas untuk  mengikuti pelajaran seperti biasa. Ketika pelajaran, bu guru memberi tugas untuk mencari berita terbaru di Internet. Bu guru menyuruh untuk mengerjakan secara berkelompok dan setiap kelompok jumlahnya tiga orang. Bu guru mengingatkan agar tidak ada yang belum mengerjakan tugas lagi.

             Ana, Sinta, dan Dista mereka bekerja kelompok bersama. Sekarang mereka sudah sadar bahwa tugas itu harus segera dikerjakan, tidak diselingi dengan bermain game.

             Keesokannya, bu guru masuk ke kelas untuk mengajar. Ketika bu guru menyuruh tugasnya untuk dikumpulkan, Ana, Santi, dan Dista mengumpulkannya dengan cepat. Mereka bertiga senang dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik.